(Saya tidak dibayar oleh pihak Lemonilo. Tulisan ini sekedar inisiatif untuk berbagi pengalaman pribadi)
Siapa yang sudah pernah dengar Lemonilo ??
Ya, itu mie instan yang katanya dibuat dari bahan alami dan dengan proses yang lebih sehat dari mie instan pada umumnya (Indomie, Sedaap, dll)
Jadi ceritanya saya itu menyusui ASI Eksklusif sejak anak saya lahir hingga 2,5 tahun. Dan selama itu pula saya menjaga makanan yang saya makan, makan sehat dan menghindari pengawet, perasa, MSG, dll. Jadi saya sudah sejak 2016 tidak makan Indomie dan sebangsanya (termasuk Pop mie juga). Selain mie instan, saya juga benar-benar menghindari ayam KFC, MCD, dan ayam horn lainnya (cuma makan kalau terpaksa, nggak ada makanan lain).
Nah kemudian waktu usia anak saya 2 tahun lebih, saya lihat iklan di Youtube, tentang mie instan yang sehat karena dibuat dari bahan-bahan alami. Kemudian saya cari tahu lebih dalam di internet, katanya mie instan tersebut dibuat dari bayam, dan diproses (dikeringkan) dengan cara dipanggang, bukan digoreng seperti mie instan lainnya. Mie tersebut juga tidak menggunakan MSG, pengawet dan pewarna. Oleh karena itu masa penyimpanannya tidak bisa terlalu lama.
Rasanya too good to be true banget sih. Saya belum pernah tahu ada mie instan yang sehat.
Nah kemudian karena penasaran saya mulai cari, di Hypermart, Superindo, Indomaret, waktu itu belum ada. Dan saya nggak sengaja nemu di Alfamidi.
Gimana rasanya???
ENAKK. Rasanya miriipp sama Indomie goreng. Bumbunya juga mirip dengan Indomie, ada minyaknya, kecap, bumbu bubuk dan bubuk cabai. Tapi tekstur mie-nya agak lebih keras sih, tidak sekenyal Indomie.
Untuk harganya memang agak mahal, dijual kurang lebih seharga Rp7000,- di supermarket-supermarket. Tapi untuk pengobat rindu makan Indomie untuk ibu menyusui seperti saya, worth it laahh...
Nah gimana, ibu-ibu sudah pada coba?
Gimana pendapatnya? Boleh kalau mau share yah...
Tuesday, March 12, 2019
Thursday, March 7, 2019
I Wish I Knew: What's in an Hospital Bag
Seperti yang saya janjikan pada post While You're Pregnant, kali ini saya mau share salah satu persiapan kelahiran yang paling penting: Hospital Bag atau tas yang nantinya akan dibawa ke rumah sakit, supaya kalau sudah kontraksi, atau ketuban pecah, tidak usah bingung menyiapkan barang-barang bawaan lagi, tinggal bawa saja.
Selain untuk yang berencana lahir normal, anda yang berencana melahirkan dengan metode caesar juga perlu menyiapkan hospital bag ya, untuk jaga-jaga aja. Sebaiknya hospital bag ini disiapkan sebelum memasuki trisemester ketiga.
Kira-kira itulah list hospital bag ala saya. Mungkin menurut ibu-ibu atau pembaca sekalian, masih ada yang kurang? Boleh di-share ke saya di kolom komentar ya :)
Dulu saya juga baru tahu hospital bag ini dari internet, tapi tentu berbeda sumber, beda pula saran yang diberikan. Dan itu tentu saja tergantung pada masing-masing orang, tentang apa yang perlu dan tidak perlu. Jadi sekarang saya akan membagikan list saya, dan akan saya bahas apakah kenyataannya barang tersebut benar-benar dibutuhkan.
- 2 pasang baju untuk ibu: 1 untuk cadangan baju di rumah sakit, dan 1 untuk dipakai saat pulang dari rumah sakit
- Bra Menyusui
- Baju untuk bayi foto dan saat pulang dari RS
Dulu saya tidak menyiapkan baju apa-apa untuk foto, jadi bajunya dipinjami dari rumah sakit. Mungkin lucu juga sih kalau saya bawakan kostum bayi supaya fotonya lebih bagus. Selain itu, saat pulang dari rumah sakit, saya bawakan baju lengan panjang dan celana panjang supaya hangat di perjalanan.
- Pampers cadangan
- Baju ganti untuk suami
- Lip Balm
- Surat-surat untuk membuat akte lahir
- Minyak kayu putih dan kaus kaki
- Beberapa pembalut nifas (versi saya: adult diapers/popok dewasa)
- Sabun shampoo, handuk
- Sikat gigi
- Make up dan sisir
Kira-kira itulah list hospital bag ala saya. Mungkin menurut ibu-ibu atau pembaca sekalian, masih ada yang kurang? Boleh di-share ke saya di kolom komentar ya :)
Tuesday, March 5, 2019
Back to Nature: Menstrual Cup Review (Blossom dan AIWO)
Mumpung ada kesempatan untuk menulis, saya ingin membagikan review dari benda yang lagi hot di Indonesia nih, padahal aslinya sudah muncul lama di luar negri. Saya juga baru berani coba beberapa bulan lalu, dan saya sendiri selalu cari review-nya dulu kalau akan membeli barang. Berhubung review tentang menstrual cup ini masih jarang ada versi Indonesianya, jadi saya buat ini untuk mendukung para wanita lain untuk ikut mencoba. Semoga review ini berguna.
1. Blossom Cup
Menstrual cup ini saya beli dari Tokopedia, dengan harga 345.000. Cukup mahal sih menurut saya kalau buat barang sekecil itu *ibu ibu pelit*. Oleh karena ituuu saya tidak mau beli yang harganya 600 ribuan dulu, walaupun merknya lebih terkenal. Tapi untuk Blossom Cup ini sudah saya baca review-nya di Google dan banyak banget yang bilang bagus. Jadi saya coba deh.
![]() |
| Blossom Cup |
![]() |
| Blossom Cup |
Setelah saya coba gunakan, menurut saya sih cukup nyaman (kecuali saat pertama kali memasukkan dan mengeluarkan, karena itu yang paling sulit). Tapi setelah beberapa kali, sudah terbiasa, menurut saya nyaman sekali karena tidak ada rasa basah dan lembab seperti ketika memakai pembalut. Selain itu saya bisa tidur dengan nyaman di malam hari, tidak takut tembus. Memang sih masih ada spotting, jadi saya tetap pakai pantyliner untuk jaga-jaga.
Untuk stem-nya, kalau untuk saya itu masih terlalu panjang, jadi saya potong sedikit dan dirapikan dengan gunting kuku agar pinggirannya tidak tajam. Dan ini kalau untuk saya yang biasanya menstruasi cuma sampai medium flow, masih agak kurang besar daya tampungnya. Jadi kalau biasanya menstruasi anda flow-nya banyak, mungkin bisa pakai model lain yang daya tampungnya lebih besar.
2. Lunette Feelbetter Menstrual Cup Cleanser
Saya juga beli sabun khusus pencuci menstrual cup. Karena bahannya silicon, saya tidak yakin sabun apa yang harus digunakan untuk mencuci selain sabun khususnya Saya sempat berpikir untuk pakai sabun cuci alat makan bayi. tapi tulisannya tidak boleh memakai sabun cuci piring juga.
Jadi untuk sabunnya saya beli merk Lunette. Harganya mahal, sekitar 200 ribu lebih, tapi isinya cukup banyak, dan pakainya cuma butuh sedikit sekali. Jadi (seharusnya) awet.
Teksturnya cair, warnanya bening, dan baunya cukup enak. Tidak terlalu wangi, tapi ada wangi segar-nya. Memang dengan beberapa tetes saja, sudah bisa menyebar di permukaan ya, jadi hati-hati saat pertama kali mengeluarkan sabunnya supaya tidak terlalu banyak. Tidak ada jejak licin-licin juga, jadi tetap terasa bersih.
3. AIWO Menstrual Cup
Ini adalah menstrual cup kedua yang saya beli setelah Blossom. Awalnya cukup ragu juga waktu mau beli, sampai saya tunda beberapa minggu. Di internet juga belum banyak review soal menstrual cup ini. Ada sih beberapa review positif di Youtube, yang menambah keyakinan saya untuk beli ini.
Harganya mahal, jauh lebih mahal daripada Blossom. Saya beli dari Shopee seharga 600rb++.
Tapi saya rela untuk bayar idenya yang cukup bagus, karena menstrual cup ini punya valve, atau semacam saluran dengan "klep" untuk mengosongkan isinya. Sebenarnya pada menstrual cup biasa (seperti Blossom) mengosongkannya cukup merepotkan, karena mengeluarkan menstrual cup itu merupakan sebuah tantangan banget waktu baru belajar.
Kalau dibandingkan dengan Blossom, Aiwoo ini lebih kaku dan lebih tebal, agak sedikit lebih besar juga. Tidak sulit sih memasukannya, tapi yang membuat kurang nyaman yaitu stem-nya atau salurannya yang terlalu panjang (kalau buat saya, karena cervix saya posisinya agak rendah). Jadi waktu dipakai itu masih ada yang "nongol" :D. Ada yang bilang bisa dilipat, tapi saya belum berhasil.
Secara keseluruhan, pakai menstrual cup ini cukup nyaman, karena saya belum pernah merasa "bersih" waktu menstruasi. Biasanya kalau pakai pembalut selalu berasa basah dan lembab, dan takut bocor. Kalau pakai menstrual cup tidak terasa seperti itu lagi, cuma kalau sudah penuh itu terasa seperti keluar udara dan spotting.
Layak dicoba loh untuk ibu-ibu dan para wanita lain. Karena selain ramah lingkungan (karena pembalut kan sekali pakai buang, dibandingkan dengan menstrual cup yang tahan bertahun-tahun), terasa nyaman juga karena bisa merasa "bebas" saat menstruasi. Selamat mencoba!!
Jadi untuk sabunnya saya beli merk Lunette. Harganya mahal, sekitar 200 ribu lebih, tapi isinya cukup banyak, dan pakainya cuma butuh sedikit sekali. Jadi (seharusnya) awet.
![]() |
| Lunette Feelbetter Menstrual Cup Cleanser |
3. AIWO Menstrual Cup
![]() |
| AIWOO Menstrual Cup |
Harganya mahal, jauh lebih mahal daripada Blossom. Saya beli dari Shopee seharga 600rb++.
Tapi saya rela untuk bayar idenya yang cukup bagus, karena menstrual cup ini punya valve, atau semacam saluran dengan "klep" untuk mengosongkan isinya. Sebenarnya pada menstrual cup biasa (seperti Blossom) mengosongkannya cukup merepotkan, karena mengeluarkan menstrual cup itu merupakan sebuah tantangan banget waktu baru belajar.
Kalau dibandingkan dengan Blossom, Aiwoo ini lebih kaku dan lebih tebal, agak sedikit lebih besar juga. Tidak sulit sih memasukannya, tapi yang membuat kurang nyaman yaitu stem-nya atau salurannya yang terlalu panjang (kalau buat saya, karena cervix saya posisinya agak rendah). Jadi waktu dipakai itu masih ada yang "nongol" :D. Ada yang bilang bisa dilipat, tapi saya belum berhasil.
Secara keseluruhan, pakai menstrual cup ini cukup nyaman, karena saya belum pernah merasa "bersih" waktu menstruasi. Biasanya kalau pakai pembalut selalu berasa basah dan lembab, dan takut bocor. Kalau pakai menstrual cup tidak terasa seperti itu lagi, cuma kalau sudah penuh itu terasa seperti keluar udara dan spotting.
Layak dicoba loh untuk ibu-ibu dan para wanita lain. Karena selain ramah lingkungan (karena pembalut kan sekali pakai buang, dibandingkan dengan menstrual cup yang tahan bertahun-tahun), terasa nyaman juga karena bisa merasa "bebas" saat menstruasi. Selamat mencoba!!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Requested Topic: Mengatasi BAPILNAS Tanpa Obat Kimia?
Halo ibu-ibu semuanyaaa... Maaf ya karena saya lama tidak menulis di blog ini, karena akhir-akhir ini rasanya capek dan sibuk dengan kerjaan...
-
Kali ini saya mau menulis tentang produk skincare, merk lokal Sensatia Botanicals yang diproduksi di Bali. Sensatia Botanicals ini suda...
-
Seperti yang saya janjikan pada post While You're Pregnant , kali ini saya mau share salah satu persiapan kelahiran yang paling penting...





